Tahu Campur Pak Hadi – Kebon sirih

ekpresinya dong!!!

ekpresinya dong!!!

Minggu, 6 Juni 2010. pk 11an. Sepulang dari ibadah di Duta Injil, langsung meluncur ke rumah makan pak Hadi khas suroboyo. Dengan pertimbangan tidak jauh dari ambasador dan tujuan juga mengarah ke Senen.
Sampai disana suasana masih sepi, terlihat hanya ada sepasang muda mudi yang menunggu pesanannya datang. Pas sekali, jadi tidak perlu antri lama pikir saya. Nyonya pesan rujak cingur, saya tahu campur, minumnya es teh dan es cingcau.

Sebelumnya memang sudah pernah kesini, jadi menu andalan rujak cingur selalu dipesan. Memang rumah makan khas surabaya ini masih mempertahankan menu tradisionalnya, disamping itu tidak ada perubahan ruangan menurut pengunjung yang sempat berkomentar ’sudah 14 tahun, masih sama bentuknya’.

Pesanan pun tiba, saya icip-icip kuah tahu campur…asin, wah kurang pas ni.lalu saya aduk2 dan ternyata ada petis di bawahnya. Setelah diaduk merata tes kuah lagi…tambah asin…he3. entah lidah saya yang kurang pas dengan asinnya atau bagaimana, tapi kuahnya cukup seger. Tahu campur berisi tahu, toge, mi kuning, perkedel, seledri dan semacam kuah soto yang dicampur dengan petis..cukup enak, walau asin saya beri nilai 8.

Beralih ke Rujak cingur, berhubung sisa-sisa nyonya, jadi kelengkapan isinya sudah jauh berkurang. Ada mangga, nanas, timun, bengkoang, cingur, tahu, tempe, sayur. mantep dah. bumbu petisnya maknyos. Tentunya krupuk menjadi pelengkap agar ada kriuk2nya. nilainya 8.5

nyonyah

nyonyah

Untuk total belanja : 42K

Tidak salah memang, pengunjung setelah saya tercatat ada lebih dari 10 orang. bahkan ada 2 kakek yang sepertinya ingin bernostalgia dengan menu di rumah makan ini. Met jajanlagi…